 |
Fujifilm X-T10
|
Fujifilm X-T10 adalah kamera mirrorless APS-C dari lini X-Series yang pertama kali dirilis sekitar pertengahan 2010-an, dengan sensor 16–16.3 MP X-Trans II, continuous shooting up to 8 fps, dan kemampuan video Full HD 1080p. Kamera ini dulu diposisikan sebagai versi yang lebih terjangkau dan kompak dari X-T1 dengan kualitas gambar yang tetap tinggi untuk penggemar fotografi pemula sampai menengah.
Pertanyaanya adalah apakah masih layak pakai di tahun 2026 ini ??? Mari kita bahas agar menjadi pertimbangan buat anda .
Kelebihan Fujifilm X-T10 di tahun 2026 :
1. Kualitas Gambar Tetap Bagus
Sensor X-Trans II menghasilkan foto dengan karakter warna dan tonality yang khas Fujifilm,warna cerah dan kontras film-like yang masih memuaskan, khususnya untuk JPEG tanpa banyak edit.
2. Desain dan Pengalaman Fotogarfi
Bodi retro dengan dial kontrol manual jadi nilai estetika tersendiri bagi banyak fotografer dan terasa menyenangkan untuk digunakan, terutama bagi yang menyukai pendekatan manual dalam fotografi.
3. Harga Masih Terjangkau
Di pasar bekas, X-T10 kini sering dijual jauh di bawah harga kamera baru generasi terbaru — mulai dari sekitar harga murah untuk body only hingga paket lengkap dengan lensa kit.
4. Cocok Untuk Belajar dan Hobi
Kalau tujuan kamu adalah belajar fotografi, jalan-jalan, street photography, atau sekadar dokumentasi hidup sehari-hari, X-T10 masih dapat menjadi alat yang memuaskan tanpa perlu anggaran besar. Banyak pengguna masih pakai X-T10 untuk hasil foto yang memuaskan secara artistik.
Kekurangan Fujifilm X-T10 di tahun 2026 :
1. Performance Auto Focus Ketinggalan Zaman
AF hybrid pada X-T10 masih tergolong lambat dan kurang kompetitif dibanding kamera modern dengan AI-assisted high-speed autofocus. Ini terlihat potensial menjadi hambatan saat memotret subjek bergerak cepat.
2. Resolusi Vidio Belum 4K dan Tidak Ada Fitur Vidio Modern
Kamera hanya merekam sampai 1080p. Di era konten video yang dominan 4K/6K, ini jelas jadi batasan besar kalau kamu serius di videografi.
3. Tidak Ada Stabilization dan Weather Sealing
Tidak ada IBIS (in-body image stabilization) dan kamera tidak weather sealed, sehingga pengguna perlu lebih berhati-hari dalam kondisi outdoor ekstrem.
4. Baterai dan Konektivitas
Daya tahan baterai relatif rendah (~350 shot) dan tidak mendukung charging lewat USB-C/USB langsung seperti kamera modern.
Jadi Kapan Fujifilm X-T10 Masih Worth It ?
Worth It Jika :
1. Kamu mulai belajar fotografi
2. Anggaran terbatas dan ingin kamera dengan gaya klasik fujifilm
3. Prioritas utama adalah gambar, bukan vidio
4. Kamu tidak menuntut AF super cepat atau fitur vidio canggih
Kurang Worth It Jika :
1. Kamu serius di vidiografi ( 4K / 6K )
2. Ingin fokus fotografi aksi / olahraga
3. Memerlukan autofocus kelas atau stabilisasi gambar
4. Kamu menginginkan performa kamera dan fitur terbaru secara keseluruhan
Jadi Kesimpulanya adalah :
Secara kualitas foto, Fujifilm X-T10 masih mampu menghasilkan hasil memuaskan di tahun 2026, terutama untuk fotografi kasual dan penggemar gaya klasik Fujifilm. Namun dari sisi fitur modern — seperti video 4K, autofocus cepat, IBIS, dan konektivitas terbaru — kamera ini sudah terlihat tua dibanding model baru di pasar.
Intinya Adalah :
X-T10 masih layak dibeli (terutama second-hand) jika kamu butuh kamera foto yang menyenangkan, bergaya, dan hemat biaya — tapi bukan pilihan terbaik kalau kamu mencari fitur terbaru dan kinerja terbaik di kelasnya.
Semoga Artikel Ini Bisa Membantu dan Menjadi Bahan Pertimbangan .
Terima Kasih .